Blog cium.my.id • 08 Oct 2026 • 7 kali dibaca
Kupas Tuntas Cara Memilih Gitar Murah yang Bagus (Panduan Jujur untuk Pemula)
Oleh The Plus
Memulai belajar gitar adalah keputusan yang menyenangkan, sampai akhirnya kamu tiba di fase bingung memilih instrumen pertama. Masuk ke toko musik atau menjelajahi marketplace, kamu akan langsung dihadapkan pada dua ekstrem: gitar bermerek dengan harga selangit, atau gitar tanpa merek seharga ratusan ribu yang tampilannya meragukan.Bagi pemula, membeli gitar mahal tentu terasa berisiko. Namun, membeli gitar asal murah juga bisa menjadi bumerang—gitar yang salah justru akan membuat jarimu sakit, suaranya cempreng, dan akhirnya membuatmu malas latihan.
Kabar baiknya, kamu bisa mendapatkan gitar berkualitas tinggi tanpa harus menguras dompet. Berikut adalah panduan taktis untuk memilih gitar murah yang bagus agar kamu terhindar dari zonk!
1. Pahami Anatomi Penting: Cek Ketinggian Senar (Action)
Sebelum melihat warna atau bentuk bodinya, hal pertama yang wajib kamu periksa adalah jarak antara senar dan papan jari (fretboard). Jarak ini disebut dengan action.
- Mengapa ini penting? Gitar murah yang dibuat asal-asalan sering kali memiliki senar yang terlalu tinggi. Akibatnya, kamu harus menekan senar dengan tenaga ekstra. Ini adalah alasan utama mengapa banyak pemula menyerah di minggu pertama karena jari mereka terlalu sakit.
- Tips Memilih: Carilah gitar dengan senar yang rendah dan empuk saat ditekan, namun tidak terlalu menempel hingga menimbulkan suara getaran besi yang mengganggu (buzzing).
2. Pilih Tipe Senar: Nilon vs. Baja (Steel)
Sebagai pemula, kenyamanan jemari adalah kunci. Pilih jenis gitar berdasarkan daya tahan jarimu di awal latihan:
- Gitar Klasik (Senar Nilon): Senarnya terbuat dari plastik nilon yang kenyal dan lembut. Karakter suaranya warm dan bulat. Jenis ini sangat ramah untuk jari pemula yang belum kapalan.
- Gitar Akustik (Senar Baja): Suaranya jauh lebih nyaring, garing, dan sangat cocok untuk mengiringi lagu-lagu pop atau indie modern. Namun, senar baja akan terasa sedikit menusuk di jemari pada 2 minggu pertama.
3. Cari yang Sudah Memiliki Truss Rod (Besi Penyangga)
Banyak orang mengabaikan fitur ini demi mengejar harga paling murah. Truss rod adalah besi yang ditanam di dalam leher (neck) gitar.
- Fungsinya: Kayu bersifat fleksibel dan bisa melengkung akibat perubahan cuaca atau tarikan senar. Jika gitar memiliki truss rod, leher gitar yang melengkung bisa diluruskan kembali dengan kunci L.
- Catatan: Jangan pernah membeli gitar akustik senar baja yang tidak memiliki truss rod, karena leher gitarnya dipastikan akan bengkok dalam beberapa bulan dan tidak bisa diperbaiki.
4. Beli Merek Entry-Level Original, Hindari Gitar Replika (Palsu)
Di pasaran, banyak beredar gitar murah berlambang merek raksasa dunia namun dijual dengan harga yang tidak masuk akal. Hindari membeli gitar palsu ini karena standar kontrol kualitasnya sangat buruk.
Daripada membeli barang tiruan, jauh lebih bijak membeli seri entry-level dari merek original yang sudah terpercaya menjaga kualitas produksinya, seperti:
- Yamaha (Contoh: Seri C315 untuk nilon atau F310 untuk baja): Dikenal memiliki intonasi nada yang sangat presisi dan kayu yang tahan lama.
- Cort (Contoh: Seri AD810): Menawarkan material kayu yang matang dengan proyeksi suara yang renyah di kelas harga terjangkau.
- Merek Lokal Berkualitas (Contoh: Cowboy atau Grande): Alternatif dengan harga sangat miring namun sudah memiliki standar konstruksi yang baik untuk belajar.
5. Sentuh dan Rasakan Sendiri (Raba Bagian Fret)
Jika kamu membeli langsung di toko fisik, jalankan jarimu di sepanjang pinggiran leher gitar. Pastikan ujung-ujung besi pembatas nada (fret) terpotong dengan rapi dan halus. Pada gitar yang diproduksi terlalu murah, ujung besi ini sering kali tajam dan bisa menggores kulit tanganmu saat kamu berpindah-pindah kunci (chord).
Selamat memilih gitar pertamamu dan nikmati setiap proses belajarnya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.